Kulinerwisata

Kuliner : Mie Mbah Mo Bantul


Nama Mbah Mo memang telah menjadi salah satu ikon kuliner bakmi Jawa di Jogja. Kami dari kru trulyjogja.com pun telah lama mendengar tentangnya, walau baru akhir-akhir ini saja baru sempat menyambanginya.

Bersama dua tamu dari Bandung, kami pun menyeberangi kota Jogja, menuju kawasan Code, Bantul. Cukup jauh dari kota, tapi layak ditempuh.

Hasrat untuk makan di warung makan Mbah Mo memang harus disertai dengan niat yang kuat. Selain masalah letak, banyaknya penggemar membuat antrian yang terjadi kadang sulit dipercaya.

"Saya pernah datang jam 8 malam dan harus menunggu antrian selama dua jam," cerita Nur, salah satu penggemar bakmi Mbah Mo.

Antrian yang panjang memang bukan hal yang aneh. Karena di warung Mbah Mo ini, pesanan yang masuk dimasak satu per satu, di atas tungku arang. Saran saya, datanglah pada sore hari saat baru saja dibuka, sekitar jam 5, atau justru datang setelah jam makan malam, saat pengunjung mulai menurun. Tapi resikonya, bisa-bisa Anda sudah kehabisan.

Bakmi Jawa Mbah Mo bukanlah tipe bakmi yang 'njemek'. Tekstur bakminya kecil dan kenyal. Namun yang istimewa adalah rasa gurihnya. Campuran telur bebek dan kaldu dari ayam kampung memang memberikan sentuhan citarasa tersendiri. Belum lagi pilihan daging, balungan, atau rempela yang bisa jadi 'lauk'-nya. Yang terakumulasi dalam kata 'huenaaak!'.

Selain bakminya, di warung ini saya juga punya minuman favorit. Jeruk jahe hangat. Karena warung Mbah Mo tidak menyediakan minuman dingin. Tapi minuman hangat justru baik untuk kesehatan, bukan? Apalagi setelah makan makanan yang berlemak.

Walau awalnya terdengar aneh, minuman jeruk jahe ini rupanya justru enak. Rasanya unik. Ada kecut, manis, hangat, dan segar. Wow! Selain itu, tentu saja masih ada minuman lain seperti teh jahe, jahe, teh, atau jeruk. Yang kesemuanya hangat.


Untuk mencapai warung ini dibutuhkan informasi yang lengkap dan ketelitian. Karena petunjuk-petunjuk yang ada kadang terlewat begitu saja. Yang jelas, dari perempatan Manding, belok ke kanan. Ikuti saja jalan tersebut sampai terlihat petunjuk jalan berikutnya. Atau, bisa pula bertanya pada orang sekitar.
sumber : http://www.trulyjogja.com/index.php?action=news.detail&cat_id=2&news_id=1292

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kuliner : Mie Mbah Mo Bantul"

Post a Comment