Monday

January 15, 2018

Pantai Wediombo, Liburanku bersama Keluarga


Saat kemarin sempat berlibur ke Jogja, pulang kampung atau apalah. Kami sempat bingung mau kemana, maklum kepulangan kami kali ini pas longweekend jadi sudah bisa dipastikan Jogja bakal padat merayap

Kebetulang punya Abang yang tinggal di Wonosari Gunung Kidul. Akhirnya saya dan suami sepakat menghubungi abang untuk main ke Gunung Kidul dan besok main ke Pantai. Saat itu kami datang pagi-pagi benar supaya jalan masih lengang. Bersama kakak dan dua anaknya kami langsung berangkat ke Gunung Kidul, jalan terasa sangat lengang. Kami menempuh waktu 1jam 15 menit saja sudah sampai di rumah abang.

Setelah bertemu langsung kami bercanda-canda dan menikmati pagi bersama. Menyenangkan sekali ketika bertemu dengan keluarga penuh dengan canda tawa, eh tak hanya itu tapi juga ditemani dengan teh manis plus gorengan sebagai teman ngobrol. Sambil ngobrol tak lupa kami mempersiapakn segala peralatan untuk ke Pantai bersama.

Pantai yang kali ini akan kami kunjungi yaitu Wediombo. Sebuah pantai di pinggir Gunung kidul yang hampir berbatasan dengan Jawa tengah, kalua tidak salah 3 pantai sebelum perbatasan. Untuk menempuh perjalanan dari Kota Wonosari ke Pantai
Wediombo membutuhkan waktu sekitar 1,5jam saja. Pemandangan sepanjang perjalanan bagi saya sama saja, bahkan kerap bingung ini sampai mana karena kanan kiri pemandangan sejauh mata di Gunung Kidul itu hampir sama. Bukit-bukit tandus dengan batuan kapur yang menjulang

Sampai di Wediombo parkiran sudah penuh, kami kembali naik ke atas untuk mencari parkir diatas. Gak begitu jauh kami menemukan parkiran yang super nyaman dengan pohon-pohon kecil menutupi mobil. Jadi gak terlalu panas ya  mobilnya hehehe. Jalan tidak terasa ramai tapi disini lumayan padat banget

Dari tempat parkir motor untuk menjangkau pantai harus turun menuruni anak tangga yang cukup banyak. Ada jalan setapak untuk motor sich, tapi kalau aku tetep ngeri. Ini jalannya buat masyarakat sekitar yang sudah terbiasa aja hehe. Sepanjang jalan turun banyak orang jualan makanan mulai dari nasi, snack, gorengan, minuman, dll.

Masuk ke Pantai Wediombo cukup membayar 5.000 per orang jadi sangat terjangkau banget. Sampai di hamparan pasir 4 keponakan sudah langsung gak sabar untuk menikmati deburan ombak Pantai Wediombo. Aku dan kakak langsung mencari tempat duduk yang nyaman, abang suami dan empat keponakan langsung bermain air bersama.

Deburan Ombak yang menyapa kami
Deburan ombak bergantian menyapa semua pengunjung, nyaman banget rasanya menikmati alam ini. Keponakan pun semua menjadi happy, namanya anak-anak pasti hobby banget sama yang namanya air. Gak hanya mereka tapi aku juga sich, tapi kali ini skip main air ah, lagi pengen menikmati alamnya.

Sambil menikmati alamnya Wediombo yang asyik banget, aku ditemani gorengan anget ada tempe mendoan bakwan ditambah cocolan sambel kecap. Hmm ini enak banget, berasa surge banget bisa me time kaya gini. Aku menikmatinya sambal tiduran di pasir pantai dengan paying pantai warna warni sebagai penghalau panas, ughh berasa kaya bule-bule ya hehe. Sewa Payung ini per payung dikenai tarif 20.000 bisa dipakai sepuasnya.

Santai di payung-payung pelang (www.nasirullahsitam.com)
Selain itu ada juga di belakang kami permainan anak-anak yang bisa disewa misalnya mobil aki, kereta api, dll. Ini biasa dimainkan setelah selesai bermain air, habis mandi sambil makan mereka bermain air menikmati waktu luang.

Kalau lapar melanda kita bisa memesan makanan di warung-warung yang ada disepanjang pantai Wediombo. Mulai olahan seafood, ayam, mie instan, dll ada. Biasanya kalua habis main air kita mencari yang hangat-hangat dengan sup atau mie instan, andalan banget nich kalau pengen yang dingin enak banget.

Tangga di Wediombo (www.cloudtotravel.com)
Setelah badan hangat kami kembali ke parkiran dengan hosh hosh menaiki anak tangga yang lumayan banyak. Tak hanya itu untuk ke parkiran jalannya cukup curam jadi harus naik tajam, beberapa lelah dan duduk sebentar di jalan aspal untuk menghilangkan lelah. Sampai mobil kampi langsung melanjutkan perjalanan kembali pulang kerumah. Wah seru banget


Wisata Gunung Kidul itu banyak banget, terutama pantainya. Pantai di Gunung Kidul memiliki kekhasan masing-masing. Mulai dari pasir putih, pasir hitam, krakal, bebatuan, karang, dll. Nah penasaran? Blog traveloka juga mengulas lho tentang banyak wisata di gunung kidul. Kalau kalian mau ke Gunung Kidul bisa aja ke Jogja trus kesini aja. Travelling biasanya cari yang murah khan? Pakai aja Traveloka pesat paket pesawat+hotel jatuhnya lebih murah, banyak discountnya

Wednesday

December 06, 2017

Kulineran di Sydneo Cafe Innside Hotel Jogja


Industri Kuliner saat ini sangat maju pesat, banyak warung makan dan usaha kuliner baru bermunculan. Mulai kuliner yang biasa aja sampai kuliner yang mahal juga muncul. Ini kadang yang menggugah selera kita.

Usaha kuliner kini tak hanya merambah di warung saja, tetapi sudah mulai merambah di dunia perhotelan. Salah satunya kemarin aku melihat di Hotel Innside by melia Yogyakarta. Innside ini merupkan hotel pertama di Asia Pasific yang mengusung konsep baru yaitu modern.
Santai di Innside Hotel
Nah Innside juga mengusung modern dalam banyak aspek, salah satunya urusan kulinernya. Kemarin aku diajak oleh Innside untuk menikmati kulinernya yang ada dan pastinya menjadi hal yang diutamakan.

Nah kemarin Innside Hotel merilis kuliner nya yang pastinya istimewa. Saat bertemu dengan Chef Nurhadi, kami dijelaskan aneka makanan yang menjadi santapan di Hotel Innside ini. Nah beberapa menu andalannya :

1. Ayam Geprek Keju Ayam yang digoreng dengan bumbu khusus dan dibuat krispy ini sangat nikmat bahkan sebelum digoreng ayam akan dimarinate supaya bumbunya sangat merasuk. Setelah digoreng ayam akan digeprek dengan sambel bawang khas nya anak muda di Jogja yang suka banget sama makanan pedes, ditambah taburan keju diatasnya.

Ayam ini sangat enak dinikmati selagi panas, karena kalau panas kejunya akan terasa meleleh banget di mulut. Paduan sambal bawang yang ada plus keju jadi gak terlalu terasa pedas, gurih kejunya bisa mengurangi pedas yang ada

2. Taiwanese Chicken Shillin
Taiwan Chiken Shillin ini adalah daging ayam tanpa tulang yang sudah di marinate dengan bumbu istimewa. Setelah itu digoreng berbentuk lembaran besar, digoreng hingga warna keemasan. Setelah digoreng akan diberi bumbu bubuk cabe supaya semakin nikmat

3. Fish and Chip
Ini merupakan daging ikan dori fillet tanpa duri yang sudah bersih, lalu di beri bumbu dan digoreng. Digoreng menggunakan tepung terigu dan tepung sagu. Penyajiannya dengan menggunakan salad dan kentang sebagai pengganti nasi

4. Beef Cheese Burger
Burger dengan porsi agak besar ini menjadi salah satu andalan di Innside Jogja. Dengan daging gilingnya sekitar 100gr membuat beef ini sangat besar, ditambah cheese yang enak menjadi paduan yang pas. Owh ia dagingnya ini menggunakan daging ayam ya

Tak hanya itu untuk sajian beef cheese burger ini menggunakan kentang goreng. Kok pake kentang? Ia supaya ada pengganti karbohidrat, jadi ini sudah seperti kita makan ya. Gak perlu makan nasi lagi

5. Macaroni Panggang
Macaroni yang dimasak menggunakan daging dan cheese lalu dipanggang dengan suhu tertentu. Keju diatasnya membuat macaroni ini terasa enak banget ya. Nah kalau ini sangat enak dinikmati selagi panas ya. Aku paling suka sama macaroni, dari kecil suka dibuatin tante makanya seneng banget

Nah sebagai era modern ini, Hotel Innside membuat gebrakan baru. Buat teman-teman yang ingin menikmati bisa memesan menggunakan Gojek. Gak perlu lagi kita datang jauh-jauh ke hotel kalau pengen menikmatinya, cukup pesan di Gojek aja.

Facebook