Kulinerwisata

Kuliner : Sego Welut Mbak Surani Godean


Dalam dunia kuliner, Jogjakarta bisa dibilang sebagai salah satu gudangnya kuliner enak dan juga murah. Cara memasaknya yang masih sangat tradisional, memberikan ciri khas tersendiri dalam setiap makanannya. Ada cukup banyak kuliner yang bisa kita cicipi di kota gudeg ini, salah satunya Sego Welut Mbak Surani. Untuk menemukan lokasinya cukup mudah, karena Mbak Surani bersama suaminya membuka lapaknya tiap sore di depan pasar Godean, Jogjakarta.

Untuk seporsi sego welut hanya dibandrol dengan harga 6ribu rupiah, terdiri dari nasi putih yang ditambah dengan lauk mangut welut dan krecek yang lembut. Meskipun sangat sederhana, tapi menu yang satu ini cukup digemari para pembelinya. Seperti yang sudah kita ketahui, welut atau belut ukurannya cukup kecil dan bentuknya seperti ular. Oleh karena itu, ketika mencicipinya langsung saja Saya makan tanpa dipilah-pilah terlebih dahulu. Bumbunya pas dan sedikit pedas, tapi ada sedikit rasa aneh pada saat dikunyah. Perbandingan rasa duri dan dagingnya tidak seimbang, akhirnya sebelum dinikmati terlebih dahulu dipilah-pilah antara duri dan dagingnya sehingga rasanya jadi lebih nikmat.

Untuk mangut lele Mbak Surani juga menjadi favorite para pembelinya. Setelah icip-icip punya teman, ternyata rasanya memang enak dan kuah santannya tidak begitu kental. Meskipun dimasak mangut, tapi dagingnya terasa kesat dan bumbunya meresap hingga ke dalam, serta ada aroma yang khas masakan tradisional. Selain welut dan lele, Mbak Surani juga menyediakan aneka baceman, gudeg, telur pindang, ayam, sayur lodeh dan beberapa lauk lainnya yang bisa kita pilih sesuai selera. Kebanyakan para pelanggannya membeli untuk dibawa pulang.

Warung Mbak Surani ini sangat sederhana, berada di sebelah tempat penitipan sepeda motor. Tempat duduknya saja hanya beralaskan tikar dengan meja panjang yang tidak terlalu tinggi, sedangkan untuk dindingnya semi terbuka. Biasanya Mbak Surani bersama suaminya mulai membuka lapak sekitar jam 6 sore sampai jam 10 malam, tapi terkadang jam 12 malam lapaknya masih baru tutup. Selama Saya berada di Jogjakarta bersama tim wisatakuliner.com, Saya berkesimpulan bahwa Jogja merupakan gudang kuliner yang apa adanya. Mulai dari proses memasaknya yang masih sangat tradisional, dengan menggunakan kayu bakar/ arang dan tungku  hingga tempatnya yang rata-rata sangat sederhana, tanpa ada polesan modern, sehingga suasana yang tercipta benar-benar menyatu dengan alam sekitar.

Sumber : http://wisatakuliner.com/kuliner/tempat-makan/item/sego-welut-mbak-surani-godean.html?category_id=57

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kuliner : Sego Welut Mbak Surani Godean"

Post a Comment