Thursday

Oleh-oleh Jogja Paling Asyik Ya Dagadu Baru Seru

Melakukan sebuah perjalanan atau biasa disebut travelling saat ini menjadi kebutuhan setiap orang. Dari anak muda, dewasa hingga keluarga sering mengagendakan wajib untuk melakukan travelling setiap tahunnya. Tujuannya supaya refreshing dari kesibukan sehari-hari yang selama ini telah dilakukan. Biasanya melakukan travelling atau liburan saat longweekend atau libur panjang anak-anak.

Jogja sebagai salah satu propinsi yang ada di Pulau Jawa dan memiliki tempat wisata yang cukup banyak untuk dikunjungi. Memiliki area yang strategis dan tempat wisata yang menarik membuat Jogja sangat diminati oleh wisatawan. Perkembangan wisatawan di Jogja terus meningkat sejalan dengan waktu. Promosi dari dinas dan stakeholder terkait mampu mengangkat pariwisata Jogja semakin meningkat.

Setiap orang yang melakukan perjalanan selalu ingin mencarikan buah tangan atau oleh-oleh khas dari kota yang di kunjungi. Jogja memiliki oleh-oleh khas yang dikenal bahkan selalu menjadi buah tangan andalan dari Jogja. Oleh-oleh khas jogja dari makanan : gudeg, bakpia pathok, geplak, wingko, yangko, dll. Oleh-oleh khas barang : gantungan kunci, kaos, celana, kain batik Jogja, dll.

Paspor mainan dan Hadiah yang saya dapatkan. Asyik khan!
Oleh-oleh khas Jogja yang paling istimewa yaitu Kaos Dagadu. Pilihan nama Dagadu bermula dari salah seorang di antara mereka yang mengumpat dalam bahasa slang khas Yogyakarta, yaitu kata "dagadu" yang berarti "matamu". Umpatan itulah yang memberi inspirasi nama merk dagang produk cinderamata mereka sesaat sebelum mereka berjualan. Akhirnya, Dagadu resmi menjadi merk produk cinderamata alternatif yang dijual di Malioboro Mall. Untuk menunjukkan lokalitas dari mana cinderamata itu berasal, ditambahilah kata Djokdja setelah Dagadu. Sementara itu pemakaian ejaan lama pada kata Djokdja dimaksudkan untuk memberi muatan nilai historis kota Yogyakarta.

Kaos Dagadu ini sangat diminati oleh wisatawan di Jogja karena kalimat yang unik ditulis dalam kaos. Oleh-oleh Khas Jogja Dagadu ini memiliki kekhasan kata-kata yang dituliskan berupa sindiran tetapi menggunakan kata walikan. Kata walikan ini dulu sangat popular di Jogja, tapi saat ini sedikit orang yang tau. Meski sedikit yang tau, kalimat yang unik ini menjadi daya tarik utama. 

Dagadu melakukan re-branding logo baru dengan materi gambar sama berupa mata, tetapi pada logo ini mata yang ada terkesan simple tanpa bulu mata yang selama ini ada. Dagadu selalu menawarkan dimensi lain berupa ruang masa lampau, bagi beberapa orang kaos Dagadu untuk sekedar mengingat history akan Jogja masa lampau. Design kaos dagadu tetap pada kesan lama dengan kalimat yang asyik dan nyaman. Tapi kini juga memunculkan kesan vintage dengan gambar tugu, benteng, keraton, aneka wayang, dll sambil terus mengikuti perkembangan jaman.

Dagadu selalu membuat inovasi baru setiap saat dan setiap libur hari besar selalu mengadakan games atau event asyik. Event yang gak sengaja saya datangi biasanya saat libur lebaran dan kemarin event Dagadu Baru. Saya di beri pasport untuk bermain lalu ada 4 tahap. Mulai dari memanah mana, memainkan kelereng, tebak kata walikan lalu yag terakhir update sosmed. Wah paling susah tapi asyik itu memanah mata, susah ternyata kena pas di bola matanya. Asyik banget, ini menjadi daya tarik dari Dagadu dengan permainan-permainannya


Oleh-oleh Jogja? Dagadu Paling Asyik!

8 comments:

  1. Pas acara raceplorer aku dapat voucher dagadu, mayan cuma nombok 10 ribu dapat kaos DAGADU 2, dan ambil yang tulisannya sepeda :-D

    ReplyDelete
  2. Papa juga selalu ke Dagadu kalo masalah pilih oleh-oleh dari Yogya, katanya udah pasti terjamin gak ngecewain, hahaha.

    Salam,
    Rava.

    ReplyDelete
  3. Dagadu makin seru saja, design baru lebih seimple namun terlihat lbh modern

    ReplyDelete
  4. Pengen kaos Dagadu. Sering ke Jogja tapi belum sekali pun mampir ke Dagadu.

    ReplyDelete
  5. Sejak kecil aku sudah kenal merek Dagadu, layaknya Adidas dan kawan-kawan, bahkan dulu jadi kaos favoritku.

    ReplyDelete
  6. Iya, dulu Dagadu ini sempet dipake di mana-mana pas awal-awal tahun 2000an. Orang yang wisata jogja juga pulangnya bawa baju tulis-tulisan Dagadu. Tapi sekarang udah agak jarang sih...

    ReplyDelete